Jalan Malioboro di Yogyakarta memiliki sejarah panjang, bermula sebagai poros filosofis Keraton pada 1756, kemudian dikembangkan Belanda menjadi pusat ekonomi pada abad ke-19. Nama Malioboro berasal dari bahasa Sanskerta malyabhara (karangan bunga) atau terinspirasi dari nama kolonial Inggris, Marlborough, dan menjadi saksi bisu perjuangan, termasuk Serangan Umum 1 Maret 1949.
#funfact

image