Detik-detik terus menitik, perlahan namun pasti, seperti waktu yang tak pernah lelah berjalan. Dalam diamnya, ada garis rindu yang ditarik halus—memanjang, tak terlihat, tapi terasa begitu dekat.

Rindu itu tak selalu bising. Ia hadir di sela-sela sepi, di antara jeda napas, di saat pikiran tiba-tiba berlabuh pada satu nama. Tanpa perlu dicari, ia tahu jalannya sendiri.

Garis itu terus mengarah, menuju kamu—tempat segala rasa ingin pulang. Meski jarak masih menjadi batas, dan waktu belum memberi temu, rindu tetap setia menemukan arah.

Dan di antara detik yang terus jatuh, satu hal yang tak berubah, langkah hati yang diam-diam selalu menuju kamu.

#manusia