Langit hari ini tak biru, tak pula benar-benar gelap. Ia abu-abu, seperti perasaan yang belum sempat diberi nama.
Di bawahnya, orang-orang tetap berjalan membawa harapan kecil yang disembunyikan di balik langkah tergesa. Tak ada yang benar-benar berhenti untuk bertanya: apakah langit sedang lelah, atau hanya sedang belajar menerima?
Aku memandang ke atas, lama. Ada tenang yang aneh di sana. Abu-abu itu tidak memaksa bahagia, tidak juga menenggelamkan dalam duka. Ia hanya ada—jujur, sederhana, tanpa kepura-puraan.
Mungkin, tidak apa-apa jika hari ini kita juga seperti langit itu. Tidak perlu selalu terang, tidak harus selalu kuat. Cukup bertahan, cukup ada.
Karena bahkan langit yang abu-abu pun tetap luas, dan tetap indah, dengan caranya sendiri.
#manusia
shafwa
Ta bort kommentar
Är du säker på att du vill ta bort den här kommentaren?