Bumerang tidak pernah benar-benar pergi. Ia hanya menjauh sebentar, membelah udara dengan keyakinan, sebelum akhirnya berbalik arah dan pulang. Apa yang dilemparkan tangan, akan kembali mencari pemiliknya.
Begitu pula manusia. Setiap kata yang dilepas, setiap niat yang diluncurkan, setiap tindakan yang dibiarkan terbang—semuanya adalah bumerang. Kita sering mengira dunia akan menelan habis apa yang kita lemparkan, padahal ia hanya menunggu waktu untuk mengembalikannya.
Kebaikan yang sederhana bisa pulang sebagai kehangatan yang tak terduga. Sebaliknya, luka yang kita kirimkan diam-diam mengingat jalan pulang.
Maka berhati-hatilah saat melempar. Karena pada akhirnya, bukan hanya bumerang yang kembali—melainkan juga diri kita sendiri, dalam bentuk yang mungkin tak kita sangka.
#manusia
#kieltv
shafwa
Eliminar comentario
¿ Seguro que deseas eliminar esté comentario ?