محتوای جذاب و دیدگاه های متنوع را در صفحه کشف ما کاوش کنید. ایده های تازه را کشف کنید و در گفتگوهای معنادار شرکت کنید
Semoga Allah mudahkan bertemu bulan Ramadhan
#ramadhan
Waah maasyaAllah tidak terasa Ramadhan sebentar lagi, planning kebaikan apa yang sudah kita persiapkan ya!
Ramadhan adalah bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat Muslim di seluruh dunia. Bulan yang penuh dengan berkah dan rahmat ini selalu membawa kegembiraan dan semangat baru. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan semakin terasa, apalagi dengan tradisi berbuka puasa dan tarawih bersama. Setiap orang berlomba-lomba dalam kebaikan, saling berbagi, dan memperbanyak ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala.
Menjelang Ramadhan, hati ini dipenuhi dengan rasa syukur dan harapan. Kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan selalu dinanti. Kebersamaan dengan keluarga dan teman-teman semakin erat, dengan berbagai kegiatan seperti sahur bersama, berbuka puasa, dan tadarus Al-Quran. Setiap malam terasa begitu istimewa dengan kehadiran shalat tarawih yang meriah dan penuh khidmat.
Kehadiran Ramadhan selalu membawa nuansa yang berbeda dan istimewa. Seluruh lingkungan terasa lebih damai dan penuh kedamaian. Bau harum masakan berbuka puasa menyebar di seluruh penjuru rumah, menciptakan atmosfer yang hangat dan menyenangkan. Semangat beribadah dan berbagi kebahagiaan dengan sesama semakin menguatkan ikatan persaudaraan. Ramadhan adalah bulan yang penuh cinta, kebersamaan, dan keberkahan yang selalu dinantikan dengan hati yang gembira.
#tahukahkamu
Dalam menuntut ilmu hal paling penting yang perlu diperhatikan adalah ADAB, kenapa ya? iya ADAB karena kalau kita berfikir hanya menuntut ilmu dengan mengenyampingkan ADAB maka perhatikanlah bagaimana dengan IBLIS, bukankah IBLIS itu lebih berilmu, karena sudah hidup dari dulu sebelum kita lahir, kedua, tapi apa? apakah iblis nanti masuk ke syurga jawabannya kita temukan di Al-Qur'an bahwa iblis kekal di Neraka. bayangkan jika hanya menuntut ilmu dengan mengabaikan adab, apakah kita mau menjadi teman iblis tentu kita tidak mau. untuk itu perbaikilah terus ADAB kita dan teruslah menuntut ilmu sampai kita meninggal dunia.
#onedayonearabic
Tebakwarna
Dia salah satu warna primer dalam spektrum cahaya tampak, dengan panjang gelombang antara 620-750 nanometer. Warna ini sering diasosiasikan dengan api, darah, dan energi, serta memiliki karakteristik seperti intensitas tinggi yang menarik perhatian dan kemampuan untuk merangsang emosi. Dalam budaya nya sering melambangkan keberanian, cinta, dan kekuatan.
Warna apakah yang tepat!
A. أخضر
B. أزرق
C. أحمر
#tahukahkamu
TIDAK PERLU TERBURU-BURU MENUJU SHALAT
Penjelasan dalam hadits berikut adalah mengenai salah satu adab ketika mendatangi shalat, yaitu tidak perlu terburu-buru menuju shalat.
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا سَمِعْتُمُ الإِقَامَةَ فَامْشُوا إِلَى الصَّلاَةِ ، وَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ وَالْوَقَارِ وَلاَ تُسْرِعُوا ، فَمَا أَدْرَكْتُمْ فَصَلُّوا وَمَا فَاتَكُمْ فَأَتِمُّوا
“Jika kalian mendengar iqomah, maka berjalanlah menuju shalat. Namun bersikap tenang dan khusyu’lah. Gerakan imam yang kalian dapati, ikutilah. Sedangkan yang luput dari kalian, sempurnakanlah.” (HR. Bukhari no. 636 dan Muslim no. 602)
Di antara faedah dari hadits ini:
Terlarangnya terburu-buru menuju shalat ketika mendengar iqomah atau takut akan luput raka’at.
Ketika seorang makmum masuk shaf, maka hendaklah ia mengikuti imam dalam apa pun kondisi imam, baik ia berdiri, ruku’ atau sujud. Ketika imam sujud, maka makmum hendaklah bertakbiratul ihram dan langsung sujud dalam rangka mengikuti imam.
Gerakan yang luput dari imam, hendaklah disempurnakan sendirian setelah imam salam.
Alasan tidak boleh bercepat-cepat ketika itu adalah karena seseorang yang berjalan menuju shalat sudah terhitung layaknya ia berada dalam shalat. Sehingga sudah sepatutnya ia khusyu’ dan tenang sebagaimana orang yang shalat.
Asy Syaukani berkata bahwa tidak dikatakan makruh bagi seseorang yang bercepat-cepat sebelum iqomah. (Nailul Author)
Jadi yang dikatakan makruh tergesa-gesa adalah ketika telah dikumandangkan iqomah atau takut akan luput raka’at.
Referensi:
Al Jaami’ li Ahkamish Sholah, Muhammad ‘Abdul Lathif ‘Uwaidhoh
Nailul Author, Muhammad bin ‘Ali Asy Syaukani
Termotivasi menyusun tulisan ini dari sebuah pamflet di Masjid Sakan Jami’ah Malik Su’ud
@ Riyadh – KSA, 25 Jumadats Tsaniyyah 1432 H (28/05/2011)
Sumber https://rumaysho.com/1768-tida....k-perlu-terburu-buru
Via HijrahApp