Ontdekken posts

Ontdek boeiende inhoud en diverse perspectieven op onze Ontdek-pagina. Ontdek nieuwe ideeën en voer zinvolle gesprekken

Say No To Valentine

Rasulullah menjelaskan secara umum supaya kita tidak meniru-niru orang kafir. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Syaikhul Islam dalam Iqtidho’ [hal. 1/269] mengatakan bahwa sanad hadits ini jayid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaiman dalam Irwa’ul Gholil no. 1269).

imageimage

Doa dan Adab Bangun Tidur
Sebelum tidur kita diperintahkan untuk berdoa dan memerhatikan adab-adabnya.
Nah, kalau sudah bangun tidur kita juga diperintahkan untuk berdoa supaya bersyukur kepada Allah Azza wa Jalla karena kita telah diberi kesempatan hidup kembali setelah tidur.
Selain berdoa, kita juga dianjurkan untuk memerhatikan adab-adabnya jugaa lohhh.
Yukk, simak kembali ada apa saja sihh adab setelah tidur....
Siapa yang sudah mengamalkannya ???

Sumber Video: AnnawawiTv

Doa dan Adab Sebelum Tidur
Tidur merupakan salah satu istirahat terbaik bagi tubuh yang dapat mengembalikan energi, sehingga seseorang siap menjalankan aktivitas pada keesokan harinya.
Siapa yang sering ketiduran dan terlewat baca doa sebelum tidur??? Hehehe
Yukk, kita biasakan untuk senantiasa berdoa dan memerhatikan adab sebelum tidur supaya mendapatkan perlidungan dari Allah Azza wa Jalla dengan menyimak dan menonton video berikut.
Sumber Video: AnnawawiTv

Doa dan Adab Ketika Belajar
Sebagai seorang pelajar pastinya tugas kita salah satunya adalah belajar. Sebelum belajar sangat dianjurkan untuk berdoa dan senantiasa memperhatikan adab-adabnya supaya ilmu yang kita dapat bermanfaat.
Sudah hafal doanya belum?
daannnn, adab-adab yang sudah dilakukan apa saja nihhh ???
Yukk kira murajaah lagi dengan menonton video berikut.

Sumber Video: AnnawawiTv

#onedayonearabic

Dia adalah teman kita, kita membutuhkan dia, dia besar dan ada yang kecil, dia sangat membantu kita, jika tidak ada dia maka tangan kita tidak cukup untuk membawa barang lainnya, dia bermacam ragam warna, ada hitam, pink, ungu, hijau tengantung kita sukanya warna apa, dia bertugas sebagai tempat yang memuat banyak barang, siapakah dia...

A. نعل
B. جيب
C. حقيبة

DATA. : SINGULAR OR PLURAL??

"Surprise! The word ""data"" can be singular or plural, depending on how people use it. Let’s break it down:

When Data is plural
""Data"" is the plural of ""datum,"" which means a single piece of information. So, in technical fields like engineering, the word ""data"" is typically treated as plural, especially in formal writing or reports.
Example: ""The data were collected from multiple sensors.""

When Data is singular
But in software engineering or data science, ""data"" is often treated as a singular mass noun, similar to ""information."" Because people think of ""data"" as a collection rather than individual points.
Example:""The data is stored in the cloud.""

In everyday English, most people now treat ""data"" as a singular word
Example: "" The data is interesting.""

So in casual conversation, it's okay to use data as singular. Both ways are correct, in different contexts!

Sumber : BRITISH COUNCIL

#onedayonenashihah

“Tidaklah berbahaya suatu nikmat jika ia dibarengi dengan syukur. Tidaklah berbahaya musibah jika ia dibarengi dengan sabar.

Sungguh, musibah yang menimpa pada saat melakukan ketaatan kepada Allah, itu jauh lebih baik daripada nikmat yang dirasakan ketika berbuat maksiat kepada Allah.”


(Yazid bin Maisarah rahimahullah,
At-Tahdzib Al-Maudhu’i li Hilyah Al-Auliya’, hal. 164)

image

image

#onedayonetafsir
#juz29al-Mulkpart2

📕Al-Qur'an Al 'Azhim🌍
(💌Tafsir Ibnu Katsir📚)
💐AL-MULK🛑

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

🧡Al-Mulk Ayat 20-27
(Part 2-Selesai)

{أَمَّنْ هَذَا الَّذِي هُوَ جُنْدٌ لَكُمْ يَنْصُرُكُمْ مِنْ دُونِ الرَّحْمَنِ إِنِ الْكَافِرُونَ إِلَّا فِي غُرُورٍ (۲۰) أَمَّنْ هَذَا الَّذِي يَرْزُقُكُمْ إِنْ أَمْسَكَ رِزْقَهُ بَلْ لَجُّوا فِي عُتُوٍّ وَنُفُورٍ (۲۱) أَفَمَنْ يَمْشِي مُكِبًّا عَلَى وَجْهِهِ أَهْدَى أَمَّنْ يَمْشِي سَوِيًّا عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ (۲۲) قُلْ هُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ (۲۳) قُلْ هُوَ الَّذِي ذَرَأَكُمْ فِي الْأَرْضِ وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ (۲۴) وَيَقُولُونَ مَتَى هَذَا الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (۲۵) قُلْ إِنَّمَا الْعِلْمُ عِنْدَ اللَّهِ وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُبِينٌ (۲۶) فَلَمَّا رَأَوْهُ زُلْفَةً سِيئَتْ وُجُوهُ الَّذِينَ كَفَرُوا وَقِيلَ هَذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تَدَّعُونَ (۲۷)}

Atau siapakah dia yang menjadi tentara bagimu yang akan menolongmu selain dari pada Allah Yang Maha Pemurah? Orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah dalam (keadaan) tertipu. {QS.67: 20}.

Atau siapakah dia yang memberimu rezeki jika Allah menahan rezeki-Nya? Sebenarnya mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri {QS.67: 21}.

Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas wajahnya itu lebih banyak mendapat petunjuk, ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus? {QS.67: 22}.

Katakanlah: Dialah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati. (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur. {QS.67: 23}.

Katakanlah: "Dialah Yang menjadikan kamu berkembang-biak di muka bumi, dan hanya kepada-Nyalah kamu kelak dikumpulkan {QS.67: 24}.

Dan mereka berkata: "Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah orang-orang yang benar?" {QS.67: 25}.

Katakanlah: Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan {QS.67: 26}.

Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka): "Inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta- mintanya {QS.67: 27}.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

{قُلْ هُوَ الَّذِي أَنْشَأَكُمْ}

Katakanlah (hai nabi Muhammad): "Dialah Yang Menciptakan kamu” {Al-Mulk: 23}.

Maksudnya, Allah mengawali penciptaan kalian setelah sebelumnya kalian sama sekali bukanlah sesuatu yang (bisa) disebut.

Selanjutnya Allah berfirman:

{وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالأبْصَارَ وَالأفْئِدَةَ}

Dan Dia menjadikan bagimu pendengaran, penglihatan dan hati {Al-Mulk: 23}.

Yakni (menjadikan) akal dan pikiran kalian.

{قَلِيلا مَا تَشْكُرُونَ}

(Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur {Al-Mulk: 23}.

Yakni hanya sedikit sekali dari kalian yang menggunakan kekuatan tersebut yang telah dikaruniakan Allah Azza wa Jalla kepada kalian untuk berbuat ketaatan dan menjalankan berbagai perintah-Nya serta meninggalkan larangan-larangan-Nya.

Firman-Nya:

{قُلْ هُوَ الَّذِي ذَرَأَكُمْ فِي الأرْضِ}

Katakanlah: Dialah Yang menjadikan kamu berkembang-biak di muka bumi (Al-Mulk: 24).

Yakni mengembang- biakkan serta menyebarluaskan kalian di penjuru bumi dengan berbagai perbedaan bahasa, warna kulit, bentuk, dan postur tubuh masing-masing.

{وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ}

Dan hanya kepada-Nyalah kelak kamu dikumpulkan (Al-Mulk: 24).

Artinya adalah kalian akan dikumpulkan setelah adanya perpisahan tersebut. Sungguh Allah akan mengumpulkan kalian sebagaimana Dia telah memisahkan kalian dan mengembalikan kalian sebagaimana Dia membuat permulaan dari kalian.

Kemudian Allah berfirman seraya menceritakan orang-orang kafir yang mengingkari keberadaan dari kebangkitan serta menganggap mustahil akan terjadinya hari kiamat. Untuk itu, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

{وَيَقُولُونَ مَتَى هَذَا الْوَعْدُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ}

Dan mereka berkata: "Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah orang-orang yang benar?" (Al-Mulk: 25).

Maksudnya adalah kapankah apa yang engkau beritahukan kepada kami itu akan terjadi? Yaitu perkumpulan setelah adanya perpisahan?

{قُلْ إِنَّمَا الْعِلْمُ عِنْدَ اللَّهِ}

Katakanlah: "Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah {Al-Mulk: 26}.

Yakni tidak ada yang mengetahui waktu terjadinya hari kiamat itu dengan pasti, kecuali hanya Allah saja. Hanya saja, Allah memerintahkan kepadaku (nabi Muhammad ﷺ), untuk memberitahu kalian bahwa hal tersebut pasti ada dan pasti akan terjadi, tidak mungkin tidak; oleh karena itu, berhati-hatilah.

Firman-Nya:

{وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُبِينٌ}
Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan (Al-Mulk: 26).

Yaitu untuk menyampaikan, dan itu pun sudah aku sampaikan kepada kalian.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

{فَلَمَّا رَأَوْهُ زُلْفَةً سِيئَتْ وُجُوهُ الَّذِينَ كَفَرُوا}

Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, wajah orang-orang kafir itu menjadi muram {Al-Mulk: 27}.

Yaitu sesudah hari kiamat tiba, dan orang-orang kafir menyaksikannya. Lantas mereka melihat bahwasanya hal itu sudah demikian dekatnya. Karena setiap yang akan datang itu pasti datang, meski waktunya masih cukup lama.

Setelah apa yang mereka dustakan tersebut benar-benar terjadi, wajah mereka pun menjadi muram, oleh karena mengetahui apa yang akan mereka alami di sana berupa keburukan dan penderitaan. Artinya semuanya itu mengelilingi mereka.

Dan mereka didatangi juga sesuatu atas perintah Allah yang tidak pernah terlintas sama sekali dalam benak mereka. Oleh sebab itu, dikatakan kepada mereka pernyataan dengan nada celaan dan cacian:

{هَذَا الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تَدَّعُونَ}
Inilah (azab) yang dahulu kamu selalu meminta-mintanya {Al-Mulk: 27}.

Yaitu kalian minta disegerakan (pemberian azab terhadap kalian).

Yakni kalian meminta agar segera didatangkan.

💫🍃💫🍃

Sumber (Disalin dari):
1) Kitab Al Qur'an Tafsir Ibnu Katsir
Pentahqiq (Penyusun):
Dr. Abdullah bin Muhammad Alu Syaikh
Penterjemah:
M. Abdul Ghoffar, E.M
Penerbit: Pustaka Imam Asy-Syafi'i Jakarta.

2) Ebook Terjemahan Hadits 8 Imam (+) Al Qur'an Tafsir Ibnu Katsir.
Karya:
📚Al Hafidz Ibnu Katsir
Penerbit:
Barakah Aplikasi.

Posted by:
📕AIS_Tafsir Ibnu Katsir
❄🌻❄🌻❄🌻


🌏 DUNIA INI ADALAH LADANGMU, TANAMILAH DENGAN BENIH AMAL KEBAIKAN SEBANYAK YANG ENGKAU MAMPU LAKUKAN

Teruslah beramal dan jangan pernah berhenti kecuali kematian yang menghentikan

Teruslah beramal, sebab engkau tak tau mana satu dari apa yang kau upayakan itu kan menjadi penyelamatmu di negeri akhirat.

“Jika engkau melihat manusia berlomba-lomba dalam urusan dunia, maka berlombalah dengan mereka dalam urusan akhirat..

Sesungguhnya dunia mereka akan sirna dan akhirat akan tetap kekal selamanya.” (Hasan al-Bashri rohimahullah—Mawa’izh Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri)

image